Pabrik Kaos Jadul Khas Bandung

Kaos Khas Bandung Online R03

Kaos Khas Bandung
Kaos Bandung Murah
Kode : R03
Tema : Bandung Highland
Ukuran :
S/M/L/XL
Bahan : Combed 30S
Harga Kaos Bandung :
IDR. 55.000

Jual Kaos Bandung Oleh Oleh R02

Jual Kaos Bandung
Kaos Bandung Keren
Kode : R02
Tema : Bandung Traveller
Ukuran :
S/M/L/XL
Bahan : Combed 30S
Harga Kaos Bandung :
IDR. 55.000

Kaos Oleh Oleh Bandung R01

Kaos Oleh-Oleh Bandung
Kaos Bandung Cantik
Kode : R01
Tema : I Love Bandung
Ukuran :
S/M/L/XL
Bahan : Combed 30S
Harga Kaos Bandung :
IDR. 55.000

Bisnis Kaos adalah Bisnis Kreatif

Apa bedanya bisnis kaos dengan bisnis fashion lainnya. Bedanya adalah, untuk bisnis fashion umumnya berfokus pada mode pakainnya, namun kalau di bisnis kaos, bentuk kaosnya itu-itu saja, namun bentuk desain atau gambarnya yang berbeda.

Dari sini disimpulkan, bahwa bisnis kaos pada dasarnya dalah bisnis desain atau gambar. Karena orang mencari kaos pertama yang dilihat adalah desainnya, sedangkan untuk ukuran dan warna adalah factor berikutnya.

Oleh karena itu, yang didorong kreatifitasnya bukan ada di pola kaos, namun lebih kepada desain kaos itu sendiri.

Karena kunci bisnis kaos oblong ini adalah desain, maka kunci utama dalam industry desain ada di kreatifitas. Jadi api dari pabrik kaos ada diproses kreatifitas.

Berikutnya, bagaimana agar desain bisa memenuhi keinginan pelanggan. Tema ini menjadi sangat penting bagi setiap desainer kaos. Banyak sekali desain yang sangat bagus, namun tidak laku dipasaran. Nah disinilah desainer harus benar-benar menyelami apa keinginan pelanggan. Jika tidak, maka kaos hasil produksi akan menumpuk digudang.

Belajar dari kesuksesan brand brand terkenal, salah satu kuncinya adalah konsep atau karakter. Konsep disini adalah tentang tema apa yang dipilih dalam brand tersebut, dan kemudian bagaimana membangun brand tersebut menjadi kuat.

Sebagai contoh, dagadu konsepnya adalah kaos plesetan, jogger konsepnya adalah kaos kata-kata, dan brand-brand lainnya.

Dalam membangun brand, tidak ada yang instan, semua perlu proses. Brand besar lahir tidak dalam semalam, namun dibangun secara konsisten siang malam. Oleh karena itu, perlu sekali konsep diawal mendirikan sebuah clothing dan memegang konsep tersebut dan membesarkannya tanpa harus terpecah fokusnya. Selamat berbisnis kaos.


Amir Fauzi
CEO Rakutak Kaos Bandung

image : devianart.com

Sejarah Rakutak Kaos Bandung

Berdirinya kaos Rakutak diawali dari rasa penasaran Amir Fauzi saat siswa-siswa Sekolah Sablon yang didirikannya sejak 2010 menanyakan kaos oleh-olah khas Bandung. Memang ironi, saat disatu sisi Bandung adalah ibukota kaos Indonesia, disisi lain justru sulit mendapatkan kaos khas Bandung.

Mungkin, kondisi ini dikarenakan Bandung merupakan kotra metropolis dimana didalamnya ada pabrik tekstil dan garmen sibuk melayani pesanan kaos di berbagai wilayah di Indonesia. Dan karena itu, menyebabkan sedikit sekali pelaku usaha kaos yang mencoba menggali kaos oleh-oleh Bandung.

Amir, sebelum telah memiliki usaha kaos, mulai dari jasa sablon www.jasasablon.com, Revolta www.revoltaclothing.com serta Sekolah Sablon www.sekolahsablon.com merasa terpanggil untuk ikut mengisi cerup pasar oleh-oleh kaos khas Bandung.

Sebagaimana diketahui, di beberapa kota telah eksis kaos oleh-oleh, mulai dari Bali, Jogja, Surabaya dan beberapa tempat lainnya, sangat disayangkan kalau Bandung sebagai pusat industry kaos justru tertinggal untuk jenis kaos yang satu ini.

Dengan spirit brand-brad kaos lainnya, akhirnya Amir mendirikan brand kaos local bandung dengan tema retro atau jadul dengan brand Rakutak www.rakutak.com pada bulan Juni 2013, Harapannya brand baru ini mampu mengisi celah yang sebelumnya belum banyak digarap pelaku usaha Bandung.

Rakutak mengambil tema retro atau jadul. Tema ini sengaja diangkat, karena memang Bandung cukup kaya akan sejarah dan budaya. Amir ingin dengan mengangkat tema-tema tradisi ini juga mampu mengangkat budaya Bandung yang adi luhung.

Dalam hal pemasaran, Amir memulai dari pemasaran via online, hal ini sejalan dengan usaha yang telah dijalankan sebelumnya. Kedepan, jika respon pasar positif, akan mengembangkan kedalam lini produk  dengan aneka macam cendera mata khas Bandung.

Untuk desain dan proses produksi Rakutak, dilakukan secara swakelola di workshop Jasa Sablon. Bisnis kreatifitas bisa dimulai darimana saja, demikian kata Amir.


Bandung, I’m Coming
www.rakutak.com
“Rakutak Jadul, Bandung Keren”

image : devianart.com

Mengenal Jenis Bahan Kaos Bandung

Dalam dunia tekstil, ada 2 jenis pokok produk tekstil, yaitu woven dan rajut. Tekstil jenis woven bersifat solid alias tidak molor, sedangkan rajut atau knitting bersifat elastic alias molor.

Untuk pembelian tekstil woven biasanya menggunakan satuan meter atau yard, semisal kain seragam famatex, dril, acrilik dan tenun. Sedangkan kain knitting menggunakan satuan berat yaitu kilo atau lb, hal ini dikarenakan sifatnya yang molor atau elastic.

Kaos termasuk tekstil berjenis knitting atau rajut, sehingga satuan pengukurannya menggunakan berat. Satuan berat yang digunakan dalam mengukur tebal tipisnya kaos disebut gramasi. Grmasi didefinisikan sebagai berat kaos 1x1 meter persegi dalam satuan gram.

Gramasi ini menentukan tebal tipisnya suatu kaos. Gramasi yang paling popular dipakai dalam industry kaos adalah sebagai berikut :
20S : Untuk kaos tebal
24S : Untuk kaos sedang
30S : Untuk kaos tipis
40S : Untuk kaos super tipis

S dalam satuan tersebut menandakan single knit alias hanya satu permukaan saja yang halus, sedangkan D menunjukkan  kode double knit atau yang halus dua muka.

Dari jenisnya, secara garis besar kaos dibagi menjadi sebagai berikut :

1. Cotton
Cotton dibagai menjadi 2, yaitu combed dan carded. Untuk combed adalah kaos katun yang paling bagus dan digemari, karena halus dan dingin. Sedang kualitas dibawah combed disebut carded. Kaos distro Bandung umumnya telah menggunakan combed.

2. Teteron Cotton (TC)
TC adalah gabungan antara cotton dan polyethylene dengan komposisi, 35% cotton dan 65% PE. Kainnya lebih kasar dan panas, namun tidak gambak lecek/shrinkage.

3. Polyethilene (PE)
Kaos jenis PE merupakan kaos yang diolah dari bahan minyak bumi atau kain sintetik. Kainnya kalau dipakai panas namun sangat bersahabat harganya.

4. Hyget
Hyget orang sering pelesetkan sebagai kaos saringan tahu, karena bentuknya tipis dan transparan. Kebanyakan dipakai untuk kaos kampanye karena memang harganya sangat murah.

5. CVC/Lacoste/Viscose
CVC adalah jenis kaos yang terbuat dari serat kayu dengan campuran cotton. Komposisinya 65% serat kayu sedang 35% terbuat dari cotton. Bahan CVC ini merupakan bahan yang digunakan untuk membuat kaos polo. Bentuknya sangat khas dan bertekstur.

Demikian sedikit perkenalan tentang jenis-jenis bahan kaos, semoga bermanfaat.


Amir Fauzi
Founder
www.rakutak.com
Kaos Jadul Bandung

Sejarah Kaos Distro Bandung

Bandung adalah ibu kota kaos Indonesia, mengapa demikian, karena mayoritas kaos yang tersebar di Indonesia baik kaos dengan kualitas distro sampai dengan kualitas saringan tahu untuk kampanye di supply dari Bandung.

Bagaimana Bandung bisa menjadi sedemikian hebat dalam hal perkaosan, hal ini memang tidak bisa dilepaskan dalam tiga hal. Pertama, Bandung sejak jaman penjajahan Belanda dijadikan sebagai pusat pabrik tekstil, khususnya di daerah Majalaya. Sehingga Bandung berkembang menjadi pabrik tekstil yang menjadi bahan pokok industry garmen.

Kedua, Bandung menjadi sentra industry garmen, yang mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi. Yang ketiga, Bandung masyarakatnya sangat kreatif yang mana kreatifitas adalah modal utama dalam industry fashion.

Kalau ditelusuri, khususnya industri rajut kaos, maka Bandung memiliki catatan tersendiri, kaos awalnya lahir dalam bentuk kaos polos putihseperti produk produk : Cabe Rawit, Cap Lombok, 77, Kembang Manggis dan Swan yang menjadi pelopor kaos polos, maka Bandung menjadi pelopor kaos sablon.
Salah satu pelopor kaos sablon atau kaos warna adalah C59 yang mulai berdiri tahun 1980-an. Perkembangan selanjutnya sangat pesat sehingga menghasilkan sentra industri kaos rumahan kawasan Suci Bandung.

Perkembangan selanjutnya ke arah desain kaos yang lebih variatif  terjadi tahun 1996. Tercatat nama Dadan Ketu dengan Band Indie Riotic di kawasan Ujung Berung yang mencoba memulai membikin merchandise music under ground. Dari sanalah kemudian kaos memiliki corak desain yang beragam dan melawan pakem yang sebelumnya dengan desain yang konservatif. Perkembangan ini berlangsung masif saat krismon 1998 dimana kaos impor harganya tinggi, sehingga membuka peluang clothing lokal membuka usaha mengisi pasar.

Berawal dari music underground inilah kemudian berkembang menjadi genre Distro diseluruh tanah air. Dan saat ini Bandung menjadi trend setter perkembangan kaos di Indonesia. Tercatat 2010 ada 1100 clothing company di Bandung dengan bermacam label.

Boleh jadi, saat ini Bandung banyak dihidupi oleh ekonomi kreatif yang berbasis pada fashion & desain sehingga ini tercermin dari kehidupan masyarakatnya sehari-hari yang sangat kreatif dan ditopang lahirnya komunitas-komunitas kreatif di Bandung.


Walaupun Bandung sebagai ibukota kaos di Indonesia, namun karena banyaknya brand clothing terlihat belum ada brand yang superior mengangkat Bandung. Berkenaan hal tersebut, brand Rakutak www.rakutak.com mencoba mengisi tema Bandung dengan genre jadul. Dengan harapan nantinya bisa mengisi ruang-ruang kreatif serta menjadikan salah satu alternative cinderamata khas Bandung. @rakutak